Senin, 19 Agustus 2019
Upacara Peringatan HUT RI Ke 74 Tahun 2019
Salatiga, Upacara Peringatan detik detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI Ke 74 Tahun 2019 dilaksanakan di Lapangan Kurusetra Batalyon Mekanik 411 Raider/Pandawa diikuti lebih kurang 1000 orang peserta,Walikota Salatiga bertindak selaku Inspektur Upacara,Sabtu (17/08)
H.Yulianto.SE.MM dalam membacakan amanat Gubernur Jateng menyampaikan,Marilah kita mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kita semua dapat melaksanakan upacara dalam rangka HUT RI ke 74 tahun 2019 untuk semua masyarakat peserta Upacara,Orang tak akan bertanya apa agamamu, apa sukumu ketika berbuat baik. Dalam masa perjuangan setelah kemerdekaan ini sudah semestinya kita tidak membedakan suku, agama atau pun ras. Tak peduli warna kulit, rambut, jenis kelamin, kaya atau pun miskin. Semua sama di mata negara.
Pancasila sebagai dasar Republik adalah harga mati. Tidak bisa ditawar dan harus kita tanam sedalam-dalamnya di Bumi Pertiwi. Pancasila inilah sebagai induk semangnya negara ini,yang di dalamnya bersemayam ajaran-ajaran agama: Hindu, Budha, Islam, Katolik, Kong Hu Chu dan Kristen. Yang di dalamnya bersemayam spirit-spirit berasaskan kebudayaan Nusantara. Kalaulah sistem pemerintahannya pernah berubah, toh akhirnya jiwa-jiwa yang telah menyatu dari Sabang sampai Merauke dari Miangas hingga Rote tidak bisa dipisahkan.
Kita ini diciptakan atas satu jalinan sebagai sapu lidi, yang jika lepas ikatannya ambyar kebangsaan kita, ambyar negara kita, ambyar Indonesia Raya. Sejarah telah mengikat kuat kita, perasaan senasib sepenanggungan telah menyatukan kita, dan Pancasila telah mendasari kita sebagai bangsa dan negara yang besar yakinlah indonesia akan jaya dan abadi sampai sewindu abad lebih. Merdeka....Merdeka...Merdeka.
Upacara tersebut di hadiri pula oleh,Forkopimda Kota Salatiga,Danrem 073/Makutarama, Para Kasi dan Perwira Korem 073/Makutarama, Ka/Dansatdisjan Rem 073/Makutarama, Para Perwira TNI dan Polri, Para Ka OPD Pemkot Salatiga,Para anggota Veteran se-Kota Salatiga,Para Toga, Tomas dan Toda se-Kota Salatiga, Para anggota TNI, Polri, Satpol-PP, Linmas, Satpam Kota Salatiga, Para Mahasiswa, SMA, SMP dan Pramuka Kota Salatiga.(Pendim0714)
Sabtu, 17 Agustus 2019
Upacara Peringatan Detik detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI Ke 74 Tahun 2019
Salatiga, Upacara Peringatan detik detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI Ke 74 Tahun 2019 dilaksanakan di Lapangan Kurusetra Batalyon Mekanik 411 Raider/Pandawa diikuti lebih kurang 1000 orang peserta,Walikota Salatiga bertindak selaku Inspektur Upacara,Sabtu (17/08)
H.Yulianto.SE.MM dalam membacakan amanat Gubernur Jateng menyampaikan,Marilah kita mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kita semua dapat melaksanakan upacara dalam rangka HUT RI ke 74 tahun 2019 untuk semua masyarakat peserta Upacara,Orang tak akan bertanya apa agamamu, apa sukumu ketika berbuat baik. Dalam masa perjuangan setelah kemerdekaan ini sudah semestinya kita tidak membedakan suku, agama atau pun ras. Tak peduli warna kulit, rambut, jenis kelamin, kaya atau pun miskin. Semua sama di mata negara.
Pancasila sebagai dasar Republik adalah harga mati. Tidak bisa ditawar dan harus kita tanam sedalam-dalamnya di Bumi Pertiwi. Pancasila inilah sebagai induk semangnya negara ini,yang di dalamnya bersemayam ajaran-ajaran agama: Hindu, Budha, Islam, Katolik, Kong Hu Chu dan Kristen. Yang di dalamnya bersemayam spirit-spirit berasaskan kebudayaan Nusantara. Kalaulah sistem pemerintahannya pernah berubah, toh akhirnya jiwa-jiwa yang telah menyatu dari Sabang sampai Merauke dari Miangas hingga Rote tidak bisa dipisahkan.
Kita ini diciptakan atas satu jalinan sebagai sapu lidi, yang jika lepas ikatannya ambyar kebangsaan kita, ambyar negara kita, ambyar Indonesia Raya. Sejarah telah mengikat kuat kita, perasaan senasib sepenanggungan telah menyatukan kita, dan Pancasila telah mendasari kita sebagai bangsa dan negara yang besar yakinlah indonesia akan jaya dan abadi sampai sewindu abad lebih. Merdeka....Merdeka...Merdeka.
Upacara tersebut di hadiri pula oleh,Forkopimda Kota Salatiga,Danrem 073/Makutarama, Para Kasi dan Perwira Korem 073/Makutarama, Ka/Dansatdisjan Rem 073/Makutarama, Para Perwira TNI dan Polri, Para Ka OPD Pemkot Salatiga,Para anggota Veteran se-Kota Salatiga,Para Toga, Tomas dan Toda se-Kota Salatiga, Para anggota TNI, Polri, Satpol-PP, Linmas, Satpam Kota Salatiga, Para Mahasiswa, SMA, SMP dan Pramuka Kota Salatiga.(Pendim0714)
Jumat, 16 Agustus 2019
Pengukuhan 81 Anggota Paskibra Kota Salatiga
Sebanyak 81 orang pelajar yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Salatiga Tahun 2019, resmi dikukuhkan oleh Walikota Salatiga Yuliyanto. Selain pengukuhan yang dilaksanakan di Ruang Plumpungan gedung Pemkot Salatiga,Jumat (16/08)
Dalam prosesi pengukuhan, Yuliyanto memberi pesan kepada anggota Paskibraka untuk mengerjakan amanah pengibaran bendera pusaka. Hendaknya dapat menunjukkan kualitas sebagai pelajar terpilih, beretika, berbudi luhur serta mempunyai wawasan kebangsaan yang tinggi.
"Menjadi anggota Paskibraka itu sebuah kebanggan tersendiri. Utamanya, harus memiliki karakter yang berjiwa merah putih bahkan siap mengabdi dan berbakti kepada bangsa dan negara,” ujar Yuliyanto,.
Menurutnya, seluruh anggota Paskibraka Kota Salatiga ini kedepan dapat mengembangkan diri dengan kepemimpinannya maupun kepribadian yang baik serta mempunyai semangat kerja keras yang tinggi.
Sementara itu Kabid Kepemudaan dan Kepramukaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Salatiga, menyatakan, pelatihan khusus anggota Paskibraka ini mempunyai tujuan, diantaranya untuk meningkatkan keterampilan, keteladanan serta kedisiplinan.
“Mereka ini dilatih agar kedepan dapat memiliki ketrampilan, keteladanan serta kedisiplinan yang kuat. Dari sebanyak 81 pelajar ini, terdiri pelajar putri 24 orang dan putra ada 57 orang. Satu orang pelajar lolos menjadi anggota Paskibraka Provinsi Jawa Tengah atas nama Ivanna dari SMA Negeri 3 Salatiga," katanya.(Pendim0714)
Walikota Salatiga Kukuhkan 81 Orang Anggota Paskibraka Kota Salatiga Tahun 2019
Sebanyak 81 orang pelajar yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Salatiga Tahun 2019, resmi dikukuhkan oleh Walikota Salatiga Yuliyanto. Selain pengukuhan yang dilaksanakan di Ruang Plumpungan gedung Pemkot Salatiga,Jumat (16/08)
Dalam prosesi pengukuhan, Yuliyanto memberi pesan kepada anggota Paskibraka untuk mengerjakan amanah pengibaran bendera pusaka. Hendaknya dapat menunjukkan kualitas sebagai pelajar terpilih, beretika, berbudi luhur serta mempunyai wawasan kebangsaan yang tinggi.
"Menjadi anggota Paskibraka itu sebuah kebanggan tersendiri. Utamanya, harus memiliki karakter yang berjiwa merah putih bahkan siap mengabdi dan berbakti kepada bangsa dan negara,” ujar Yuliyanto,.
Menurutnya, seluruh anggota Paskibraka Kota Salatiga ini kedepan dapat mengembangkan diri dengan kepemimpinannya maupun kepribadian yang baik serta mempunyai semangat kerja keras yang tinggi.
Sementara itu Kabid Kepemudaan dan Kepramukaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Salatiga, menyatakan, pelatihan khusus anggota Paskibraka ini mempunyai tujuan, diantaranya untuk meningkatkan keterampilan, keteladanan serta kedisiplinan.
“Mereka ini dilatih agar kedepan dapat memiliki ketrampilan, keteladanan serta kedisiplinan yang kuat. Dari sebanyak 81 pelajar ini, terdiri pelajar putri 24 orang dan putra ada 57 orang. Satu orang pelajar lolos menjadi anggota Paskibraka Provinsi Jawa Tengah atas nama Ivanna dari SMA Negeri 3 Salatiga," katanya.(Pendim0714)
Senin, 12 Agustus 2019
Dandim Tinjau Rehab RTLH Setelah Upacara Penutupan TMMD
Ratusan warga ikuti upacara Penutupan TMMD Sengkuyung tahap ll tahun 2019 tingkat Kabupaten Semarang, yang digelar di lapangan Dusun Karanganyar Desa Bedono Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang, Kamis (08/08/2019).
Dalam acara ini turut dihadiri, Kapolres Semarang Polda Jawa Tengah AKBP Adi Sumirat,SIK. MH. MM, Dandim 0714/Sltg Letkol Inf Prayogha Erawan, Bupati Semarang/yang mewakili, Instansi terkait, Muspika dan Kades se Kecamatan Jambu, Toga ,Tomas dan tamu undangan kurang lebih 300 orang.
Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Prayogha Erawan menyampaikan, TMMD yang diprogramkan 3 kali di tahun 2019 ini adalah wujud pengabdian TNI bersama Kementrian dan Lembaga Negara lainnya, untuk membantu mempercepat pembangunan di daerah demi tercapainya kesejahteraan bagi rakyat. Sejalan dengan tema TMMD kali ini.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja bersama-sama membangun daerah, guna mengatasi berbagai masalah dan tantangan di bidang teknologi, ekonomi dan sosial budaya,"katanya.
Lanjut Dandim, "Untuk itulah selama TMMD ini para Prajurit TNI hadir di tengah-tengah rakyat, menyebarkan semangat gotong-royong dan energi positif untuk maju mencapai keunggulan,"
Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tingkat Kota Salatiga
Salatiga-upacara Penutupan TMMD Sengkuyung tahap ll tahun 2019 tingkat Kota Salatiga, yang digelar di Lapangan Nobo Tengah Rt 07 Kelurahan Noborejo Kecamtan Argomulyo Kota Salatiga, Kamis (08/08/2019).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono, SE.,M.Si Komandan Upacara Kapten Arh Sunaryo Danrami 01/Kota Dim 0714/Salatiga diselenggarakan oleh Staf Ter Kodim 0714 /Salatiga yang diikuti ± 400 orang.
TMMD Sengkuyung Tahap II tingkat kota Salatiga ini menyelesaikan Sasaran Fisik dan Non Fisik seperti yang sudah di targetkan,Sasaran Fisik:
1) Pekerjaan Betonisasi Jalan penghubung antara RT 01 RWV dengan RT 01, 04 RW VI Kel. Noborejo Kec. Argomulyo Kota Salatiga dengan Panjang ± 573 meter, Lebar 3 meter dan Tebal 20 cm.
2) Pekerjaan Pembuatan saluran dengan Panjang 40 meter,Lebar 0,6 meter, dan Tinggi 0,5 meter.
b. Sasaran non fisik berupa penyuluhan meliputi: PPBN dan Wasbang,Narkoba dan Kamtibmas,Hukum Perlindungan masyarakat ,Sertifikat Tanah, Agama,Usaha kecil dan Menengah,Pertanian ,KB. dan Kesehatan, Ketrampilan, serta Hiburan rakyat.
Membacakan amanat dari Pangdam IV/Diponegoro,Kapolres Salatiga mengatakan,TMMD ke105 tahun 2019 kali ini mengambil tema “Melalui TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahtraan Masyarakat." Makna yang terkandung dan tema tersebut adalah bahwa TNI bersama dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat, secara bersama sama melaksanakan proses percepatan pembangunan terhadap fasilitas umum dan fasilitas sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pembangunan sasaran fisik berupa pembangunan/rehab Infrastruktur . sarana transportasi berupa jalan, jembatan. saluran irigasi . renovasi dan pembangunan rumah Ibadah, sekolah, rehabilitasi rumah tidak layak huni sarta pembangunan sarana sanitasi warga. Selain pencapaian program sasaran fisik di atas, juga di imbangi dengan pencapaian sasaran non fisik barupa penyuluhan bela negara. penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan pertanian, penyuluhan peternakan, penyuluhan kesehatan dan IaIn-laln. (Pendim0714)
Kodim 0714/Salatiga Gelar Komsos Kreatif Tahun 2019
Komunikasi sosial sebagai salah satu bentuk methode binter dapat dilaksanakan secara langsung maupun tidak langsung. Guna membangun pemahaman dan pengertian bersama serta melahirkan kepentingan bersama dalam rangka mewujudkan tujuan bersama. Pemanfaatan potensi wilayah yg ada sebagai media komunikasi sosial merupakan cara yg efektif komando kewilayahan dalam rangka berinteraksi dengan segenap lapisan masyarakat. Misalnya Budaya, olah raga, giat kepramukaan , giat kepemudaan, giat sosial. Semua Potensi itu di kemas sedemikian rupa dalam suatu kegiatan yg menarik, sehingga menggugah kemauan dan kesadaran untuk menciptakan suatu kondisi yang menguntungkan terutama dalam berbangsa dan bernegara segenap warga masyarakat itulah yang biasa kita sebut KOMUKASI SOSIAL KREATIF,Keberhasilan penyelenggaraan komunikasi sosial kreatif akan sangat penting artinya guna menggugah daya inovasi dan kreasi dalam rangka membangun semangat kebersamaan demi terwujudnya kesamaan visi dan misi pengabdian bagi kepentingan bangsa dan negara.
Terkait dengan hal tersebut diatas maka pada hari Jumat 9 Agustus 2019 bertempat di Makodim 0714/Salatiga jalan Diponegoro No 35 Kota Salatiga telah dilaksanakan komunikasi sosial kreatif oleh Dandim 0714/Salatiga beserta jajaran dengan mengadakan lomba Tari Tradisional dan music antar Pemusik Jalanan Sekota Salatiga dan Kabupaten Semarang
Dalam sambutannya Kepala Staf Kodim 0714/Salatiga Mayor Kav Burhanuddin.ST menyampaikan beberapa hal, Kegiatan Lomba Pemusik Jalanan dan Tari Kreasi Perjuangan ini merupakan program dari Komando atas yang dilaksanakan setiap tahun sekali,kegiatan ini mengambil tema “Melalui Kegitana Komsos Kreatif,kita Tingkatkan rasa cinta tanah air,Wawasan kebangsaan ,Kesadaran berbangsa dan Bernegara serta menjaga kedaulatan dan mempertahankan kedaulatan NKRI”
“Tujuan diadakannya lomba tari kreasi perjuangan dan pemusik jalanan ini agar para generasi muda dan para pemusik jalanan lebih meningkatkan kreatifitas serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya menyanyi serta tari kreasi perjuangan yang merupakan nilai luhur kepribadian bangsa dan juga melestarikan serta ikut memelihara mempertahankan kebudayaan daerah” imbuhnya.
Lomba ini bertujuan lomba ini bertujuan juga untuk menciptakan generasi yang inovatif dan kreatif sehingga muncul bibit- bibit baru dalam bidang kebudayaan yg akan membawa nama baik bagi sekolah, daerah bahkan negara dalam kontes lomba seni dan budaya. Ditambahkan oleh Pasiter Kodim 0714/Salatiga Kapten Inf Untung Hardjanto.
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Ungaran,Kab Semarang-Danramil 14/Ungaran Kapten Inf Sunarno beserta anggota melaksanakan Bhakti Sosial serta penyaluran bantuan sembako ...
-
Kodim 0714/Salatiga mendapat kunjungan dari pusat teritorial Angkatan Darat (Pusterad) Untuk Melaksanakan Latihan Di Koramil Model....
-
Ambarawa,Kab-Semarang,Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ambarawa, Suhardjono mengatakan tren kejahatan penyalahgunaan narkoba dan psikotro...




















