Kamis, 18 Februari 2021

Posko Covid-19 Mikro Efektif Turunkan Penyebaran Covid-19

 



Salatiga-Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fajar, S.E.M.M dan Kapolda Jateng Irjend Pol Drs. Ahmad lutfi SH S.S.T M.K memberikan apresiasi semangat gotong royong warga. Semangat gotong royong tersebut sangat membantu mempercepat langkah penanganan kasus Covid-19 di lingkungan warga dan efektif dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di lingungan desa mereka.

Hal tersebut disampaikan di Balai Desa Lerep kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang,Rabu (18/02)

Kodam IV/Diponegoro melalui ribuan personil Babinsa di masing- masing desa/ kelurahan. Bersama dengan masyarakat serta petugas kesehatan dari masing- masing Puskesmas bahu- membahu untuk mengoptimalkan fungsi posko dalam mengendalikan pandemi Covid-19.

“Mereka memiliki tugas utama melakukan tracing warga yang disinyalir berpotensi terpapar virus Corona (Covid-19) di lingkungan desa/ kelurahan yang menjadi tanggungjaabnya,”Jelas Pangdam IV/Diponegoro

Para personil Babinsa maupun Babinkamtibmas tersebut, jelasnya, sebelumnya sudah diberi pelatihan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah dan dalam melaksanakan fungsinya terkoordinasi melalui Posko PPKM skala Mikro yang ada di masing- masing desa/ kelurahan.

Pangdam IV/Diponegoro juga mengapresiasi semangat warga yang telah bergotong royong menyiapkan tempat isolasi khusus. Tak hanya itu, warga juga bergotong royong menyiapkan kebutuhan tetangga mereka yang terdampak Covid-19.

Sebelum ada Posko PPKM skala Mikro, di Desa Lerep ini tercatat ada 19 orang warga yang terkonfirmasi positif Covid-19,Setelah Posko PPKM skala Mikro dioptimalkan,sekarang tinggal dua orang warga yang masih terkonfirmasi positif Covid-19 dan yang pasti juga tidak ada penambahan kasusnya.

Rombongan Pangdan IV/Diponegoro dan Kapolda Jawa Tengah beserta rombongan Selanjutnya melanjutkan perjalanan via tol menuju kota Salatiga

Pangdam dan Kapolda mengapresiasi kelengkapan sarana dan prasarana di posko serta kesiapan Pemkot Salatiga dalam melaksanakan PPKM skala mikro Kutowinangun Lor Kecamatan Tingkir Kota Salatiga.

Saat melakukan pengecekan di Posko PPKM Kutowinangun Lor Tingkir Kota Salatiga, dalam arahannya menyampaikan bahwa Pangdam dan Kapolda adalah Satuan Gugus Tugas yang membantu Komandan Gugus Tugas yaitu Gubernur dalam rangka Implementasi Instruksi Presiden No 9 Tahun 2021,  dan dari hasil pengecekan Posko PPKM Mikro diseluruh  Kota Salatiga sangat luar biasa bagus dan lengkap sarana prasarananya hal tersebut tentunya berkat dukungan seluruh pihak baik dari DPRD, Walikota, Tenaga Kesehatan dan Aparat Keamanan serta seluruh komponen masyarakat.

"Dengan adanya prasarana yang memadai mulai dari tingkat Posko PPKM RT dan RW, diharapkan apabila ada masyarakat yang terpapar Covid-19 dapat segera tertangani dan langsung dilaksanakan isolasi di ruang yang sudah disiapkan atau isolasi mandiri.

Sebelum melanjutkan pengecekan kewilayah Kabupaten Boyolali, Pangdam dan Kapolda beserta Rombongan menyempatkan diri mengunjungi  Benteng De Hock yang saat ini merupakan Kantor Satlantas Polres Salatiga.

Rabu, 17 Februari 2021

"Kalau Lagi Main Jangan Lupa Pakai Masker Ya Dik",Babinsa Poncoruso Ingatkan Seorang Bocah

 



KAB SEMARANG- Upaya pemerintah dalam penanggulangan percepatan wabah covid-19 di tanah air mendapat perhatian dan tanggapan yang positif dari eselon tingkat bawah sampai pusat.


Seperti yang dilaksanakan oleh Satgas covid tingkat Desa yang terdiri dari tiga(3) pilar yaitu Babinsa,Bhabinkamtibmas,Bidan, dan perangkat Desa selalu berupaya bersama untuk ikut aktif membantu dalam pencegahan dan penanggulangan perkembangan wabah covid di tingkat Desa dengan mendirikan Posko PPKM Mikro di tingkat Rt dan Rw.


Selain mendirikan Posko, peran Satgas covid adalah aktif bersosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan arahan serta himbauan agar masyarakat tetap mentaati protokol kesehatan yang terdiri dari 5M serta mendata warga yang terindikasi positif covid.


Seperti yang dilaksanakan Babinsa Koramil 13 Bawen Kodim 0714 Salatiga Sertu Heri Roffi beserta Bidan Desa dan perangkat Desa Poncoruso dengan melaksanakan pendampingan dan pengecekan Posko PPKM Mikro di Dsn Srumbung Gunung Rt 02/ Rw 01 Ds Poncoruso Kec Bawen Kab Semarang,Rabu (17/02/2021)


Dalam kesempatan ini Sertu Heri Roffi selaku Babinsa Ds Poncoruso memberikan arahan dan himbauan kepada anak-anak kecil yang tengah asik bermain di sekitar Posko agar mematuhi protkes 5M yaitu dengan cara rajin mencuci tangan,memakai masker,menjaga jarak,menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tidak penting.


Sertu Heri Roffi berharap sinergitas dan kebersamaan 3 Pilar dalam menjalankan tugas bisa terus dijaga dengan baik untuk mendukung tugas pemerintah pusat dalam hal ini Kemenkes RI bisa secepatnya segera menghentikan perkembangan virus dan wabah covid-19.

Selasa, 16 Februari 2021

Cegah Penyebaran Covid-19 Di Wilayahnya,Babinsa Dan Forkopicam Cek Posko Covid-19 Di Tingkat Desa

 



Bandungan,Kab Semarang-Danramil 17/Bandungan yang di wakili oleh Batituud Pelda Agus Hidayat bersama  Forkompincam  Bandungan melaksanakan pengecekan  posko posko  PPKM  MIKRO Tingkat Kel /Desa / RW / Rt  yang   sudah dibentuk  didirikan  langsung ditinjau oleh Camat Bandungan Anang Sukoco,Selasa malam (16/02)

Kegiatan monitoring  tersebut dengan tujuan pengecekan Posko  PPKM MIKRO  tingkat Desa  yang  telah dibentuk oleh Pemerintah  Desa,  dan dalam kesempatan itu Forkompincam mengecek peralatan serta fasilitas yang dibutuhkan dalam penanggulangan,penanganan  Covid – 19 termasuk juga kesiapan personil yang disiagakan, mengingat fungsi posko ini juga memberikan pelayanan setiap pengaduan masyarakat, khususnya terkait dengan  Covid 19.

Danramil 17/Bandungan melalui Batituud nya menyampaikan bahwa  Satgas Covid -19  tingkat Desa diminta agar selalu siaga  dan tanggap jika ada pengaduan terkait Covid – 19, “Saya minta peran posko ini dioptimalkan terutama untuk melayani pengaduan dari masyarakat agar dipermudah dan masyarakat mendapatkan penanganan serta informasi terkait virus corona ini dan yang terpenting edukasi dan pencegahan,” katanya

“kami menghimbau masyarakat agar turut berpartisipasi mematuhi berbagai himbauan dari pemerintah maupun satgas tingkat desa  oleh sebab itu kami  Koramil 17/Bandungan sangat berharap semua   berpartisipasi dengan taat mengikuti  protokol kesehatan  dan semua komponen masyarakat harus ikut berperan secara aktif memutus mata rantai penyebaran Covid 19″pungkasnya.

Kgiatan monitoring ini dilaksanakan di Pakopen, Sidomukti, dan Jimbaran Kec.Bandungan Kab. Semarang.

Senin, 15 Februari 2021

pasar merupakan titik paling rawan dan cepat tumbuh terjadinya klaster pandemi virus covid.



Sumowono,Kab Semarang-Anggota Babinsa Koramil 10 bersama Anggota Babinkamtimas Polsek Sumowono terus gencar lakukan patroli cegah tangkal covid 19 di pasar Sumowono – Kab.Semarang, Senin (15/02/21).

Giat patroli cegah tangkal covid ini bertujuan selain pencegahan, juga menekan tingkat penyebaran covid lebih luas, serta melakukan penerapan kedisiplinan dan kesadaran 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga Jarak dan Kerumunan).

Bahkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Mikro (PPKM-M) berbasis desa. Baik itu para pedagang, pembeli, tukang parkir dan lainnya

Apalagi diketahui sekitar pasar merupakan titik paling rawan dan cepat tumbuh terjadinya klaster pandemi virus covid.

Sementara itu diketahui, bahwa giat patroli cegah tangkal covid yang dilakukan anggota Babinsa-Babinkamtimas Polsek Sumowono merupakan bagian kebijakan perintah Danramil 10, Kapten Inf. Noor Rofiq terjalin utuh bersama Kapolsek Sumowono, AKP M.Budiono, selaras dan sesuai atas instruksi ketetapan pemerintah pusat maupun daerah dan Mendagri.

Tanggap Covid-19,Danramil Klepu Cek Kesiapan Posko PPKM Mikro

 



Bergas,Kab Semarang-Danramil 15/Klepu  Kapten Chk Harjito bersama Kapolsek Bergas Akp Yusi Andi Sukmana SH MH  melaksanakan pengecekan  posko posko  PPKM  MIKRO  yang   sudah dibentuk  didirikan  dan salah satunya di Kelurahan Karangjati,Kecamatan Bergas kabupaten Semarang,Senin (15/02)

Kegiatan monitoring  tersebut dengan tujuan pengecekan Posko  PPKM MIKRO  tingkat Desa  yang  telah dibentuk oleh Pemerintah  Desa  dan dalam kesempatan itu Danramil yang juga d dampingi oleh Plt. Lurah Karangjati,Bidan kelurahan,Babinsa Serka Sri sukamto serta  Bhabinkamtibmas Aipda Mufit mengecek peralatan serta fasilitas yang dibutuhkan dalam penanggulangan,penanganan  Covid – 19 termasuk juga kesiapan personil yang disiagakan, mengingat fungsi posko ini juga memberikan pelayanan setiap pengaduan masyarakat, khususnya terkait dengan  Covid 19.

Danramil 15/Klepu menyampaikan bahwa  Satgas Covid -19  tingkat Desa diminta agar selalu siaga  dan tanggap jika ada pengaduan terkait Covid – 19, “Saya minta peran posko ini dioptimalkan terutama untuk melayani pengaduan dari masyarakat agar dipermudah dan masyarakat mendapatkan penanganan serta informasi terkait virus corona ini dan yang terpenting edukasi dan pencegahan,” katanya.

Masih dikatakan oleh Kapten Harjito , kami menghimbau masyarakat agar turut berpartisipasi mematuhi berbagai himbauan dari pemerintah maupun satgas tingkat desa  oleh sebab itu kami  Koramil 15/Klepu sangat berharap semua   berpartisipasi dengan taat mengikuti  protokol kesehatan  dan semua komponen masyarakat harus ikut berperan secara aktif memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Pelda Bagio Pimpin Operasi Yustisi

 



Suruh,Kab Semarang-Seiring dengan kebijakan Pemerintah program PPKM berbasis mikro saat ini dalam rangka upaya menekan angka penyebaran virus covid 19 yang semakin meluas khususnya di wilayah Kecamatan Suruh, Personel Koramil 08/Suruh dan Polsek Suruh mengelar Operasi Yustisi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar selalu melaksanakan 3 M sebagai upaya untuk melakukan pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19).

Kegiatan tersebut dilakukan kepada masyarakat yang melintasi jalan pada saat pelaksanaan Operasi Yustisi, agar masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi untuk membiasakan diri memakai masker, sehingga penularan penyebaran virus tersebut bisa ditekan.

Kegiatan tersebut seperti halnya yang dilakukan oleh Pelda Bagio mengelar patroli sekaligus melakukan pendisiplinan kepada warga bertempat di Pasar Tradisional Suruh,Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang,Senin (15/02)

Dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa pada saat ini kita tidak tahu siapa yang sudah terinfeksi virus pada saat kita bertemu atau berkomunikasi dengan orang lain, karena sampai detik ini korban dari Covid-19 masih terus berjatuhan, jangan sampai anda menjadi korban selanjutnya, pakai selalu masker saudara untuk mencegah penyebaran dari Covid 19.

“Selain harus selalu memakai masker kita juga harus tetap mematuhi protokoler kesehatan lainnya seperti menjaga jarak fisik antar warga dan juga sering mencuci tangan dengan mengunakan sabun antiseptik dan air yang mengalir ” kata Pelda Bagio

Patroli dan operasi Yustisi Bersama Anggota Koramil 08/Suruh dan personil Polsek Suruh ini juga bertujuan mendorong Desa/ kelurahan agar aktif secara bersama mencegah penyebaran Covid-19 secara langsung sampai tingkat paling bawah RT/RW ,agar warga paham betul mencegah penyebaran Virus Covid-19

Rabu, 10 Februari 2021

PPKM Mikro Di Berlakukan,Babinsa Segera Tindak Lanjuti Dengan Patroli Malam

 



Tuntang,Kab Semarang-Sejak hari Selasa (9/2/2021) telah dimulai pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di tingkat rukun tetangga (RT) di provinsi Jawa-Bali. PPKM di tingkat RT akan berlaku hingga 22 Februari 2021 untuk pengendalian penularan virus corona.

PPKM tingkat RT merupakan strategi baru untuk mengendalikan penularan virus corona. Pasalnya, berbagai cara pengendalian virus corona yang ada selama ini belum membuahkan hasil sesuai harapan.

 Menindak lanjuti  Instruksi Menteri Dalam Negeri  Nomor 3 Tahun 2021 terkait penanganan virus corona (Covid-19) ini Babinsa Koramil 05/Tuntang melaksanakan patroli penerapan Protokol Kesehatan  yang dilaksanakan bersama anggota Satgas Pencegahan Covid-19 kecamatan Tuntang di Desa Tuntang,kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang,Rabu malam (10/02)

Tujuan kegiatan Patroli ini untuk Meningkatkan kesadaran Masyarakat ttg bahaya Covid 19 dan penerapan PPKM mikro oleh pemerintah serta Memberikan himbauan secara Persuasif  ditempat keramaian.

Dikatakan oleh Babinsa Tuntang Sertu Arwani PPKM MIkro adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarat di tingkat terkecil, yakni RT. Dengan PPKM MIkro, suatu RT bisa dilakukan pembatasan kegiatan masyarakat jika memiliki kriteria tertentu.

Aturan yang diberlakukan dalam PPKM Mikro didasarkan pada zonasi Covid-19 suatu daerah, apakah masuk zona hijau, kuning, oranye, atau merah,Pada zona merah, PPKM dilakukan hingga tingkat RT. Mulai dari penutupan rumah ibadah, tempat bermain anak, dan tempat umum lain yang sifatnya nonesensial. ujarnya

"Masyarakat juga dilarang berkumpul lebih dari 3 orang. Mobilitas warga untuk keluar masuk wilayah RT dibatasi maksimal pada pukul 20.00,Terakhir, seluruh kegiatan kemasyarakatan di lingkungan RT yang menumbulkan kerumunan harus ditiadakan"tegasnya

Pelasanaan PPKM mikro di daerah zona merah ini dilakukan berdasarkan koordinasi lintas sektor di wilayah itu mulai RT, RW, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tim PKK, Posyandu, Dasawisma, para tokoh masyarakat, termasuk tenaga kesehatan.